Kemarin sore tepatnya setelah shalat Asar, aku dan beberapa teman kuliahku pergi ke telkom Bangkalan untuk mengerjakan skripsi. Roby datang dengan Shelia sedangkan Boy datang dengan Jeni (pacarnya). Aku pun membantu mereka untuk mengatur Unity versi 5.6 supaya dapat digunakan untuk membuild project.
Hari ini pada siang hari sekitar pukul 11 aku pergi ke lab karena ada janji kepada teman kuliahku Febri. Namun Febri lupa untuk datang ke lab karena dia tidak membawa laptop. Sore hari aku istirahat di kontrakan sambil membantu Farhan untuk mengerjakan metode Fuzzy. Di malam hari sekitar pukul 8 aku berpamitan untuk pulang. Kontak sepeda motor tidak ada di dalam tas dan aku kebingungan mencarinya. Untungnya Ari menemukannya di dekat galon. Entah mengapa perasaanku agak kurang nyaman di kontrakan dan ingin segera ke rumah. Aku merasa seperti kurang dianggap/diperhatikan disana.
Hari ini pada siang hari sekitar pukul 11 aku pergi ke lab karena ada janji kepada teman kuliahku Febri. Namun Febri lupa untuk datang ke lab karena dia tidak membawa laptop. Sore hari aku istirahat di kontrakan sambil membantu Farhan untuk mengerjakan metode Fuzzy. Di malam hari sekitar pukul 8 aku berpamitan untuk pulang. Kontak sepeda motor tidak ada di dalam tas dan aku kebingungan mencarinya. Untungnya Ari menemukannya di dekat galon. Entah mengapa perasaanku agak kurang nyaman di kontrakan dan ingin segera ke rumah. Aku merasa seperti kurang dianggap/diperhatikan disana.

0 Komentar untuk "22 Juli 2018"